ilustrasi bibir itil (pexels.com/Dainis Graveris)
- Orang Nan Getol bersepeda atau berkompetisi mungkin merasakan trauma berulang di area tersebut Nan menyebabkan berkembangnya lapisan lemak pelindung di labia mayora, menyebabkan pembesaran labia.
- Perubahan hormon juga meraih menyebabkan pembengkakan pada labia.
- Pembengkakan pada bibir itil juga meraih disebabkan oleh kehamilan, perubahan hormon, infeksi ragi, dan menopause.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bagian eksternal alat kelamin Wanita dikatakan vulva. Ini terdiri dari dua set bibir Nan menjaga organ bagian dalam server reproduksi. Bibir eksternal dikatakan labia mayora, lagian labia minora terdapat di sisi bagian dalam vulva.
Labia atau bibir itil bersifat Aneh distribusi setiap Wanita. lumayan melimpah orang dilahirkan berdua labia Nan Akbar dan asimetris. Tak Eksis standar mengenai seperti Eksis bentuk bibir itil Nan normal.
Terkadang, labia meraih merasakan pembesaran. Pembesaran labia Ialah hal Nan normal dan Baju Tak perlu dikhawatirkan. Namun, Tak Eksis salahnya Anda mengetahui apa saja Unsur penyebab bibir itil membesar.
1. Trikomoniasis

ilustrasi parasit penyebab trikomoniasis (buckheadprimarycare.com)
Trikomoniasis Ialah penyakit menular seksual Nan sangat Biasa Nan disebabkan oleh infeksi trichomonas vaginalis (parasit protozoa).
Penyakit ini disebabkan oleh parasit dan pada 70 persen orang Tak menimbulkan gejala. Gejala Nan timbul antara lain pembengkakan, gatal, dan Selera terbakar di wilayah itil, nyeri ketika buang air Mini, dan aroma itil Nan sangat Anyir.
2. Bersepeda menyusuri

ilustrasi bersepeda (pexels.com/Noelle Otto)
Orang Nan Getol bersepeda atau berkompetisi mungkin merasakan trauma berulang di area tersebut Nan menyebabkan berkembangnya lapisan lemak pelindung di labia mayora. berdua ungkapan lain, menyusuri bersepeda menyebabkan pembesaran labia.
Tekanan berulang dari pelana juga meraih menyebabkan Selera sakit Nan hebat pada labia. Terlebih, pada Wanita Nan sebelum itu telah Mempunyai labia Nan asimetris atau Akbar, maka bersepeda meraih menyebabkan masalah kulit.
3. Fluktuasi berat banget raga

ilustrasi menimbang berat banget raga (pexels.com/Andreas Ayrton)
Penambahan berat banget raga Nan penting meraih Membikin berbagai bagian tubuh membesar, bahkan tak jarang labia pun ikut terpengaruh.
Alasannya, menurut studi tahun 2015, lemak tubuh berlebih menyebabkan kulit meregang dan meraih menyebabkan kerusakan pada serat kolagen dan elastin pada kulit. Sayangnya, ketika berat banget raga anjlok, network Tak meraih menyusut kembali.
4. ngentot tak memakai pelumasan Nan lumayan

ilustrasi aktivitas seksual (unsplash.com/Womanizer Toys)
ketika Wanita sangek, vulva dan itil juga turut beraksi. Peningkatan aliran darah menyebabkan vulva dan itil membengkak sebagai bagian dari siklus respons seksual. Namun, idealnya ukuran labia akan kembali normal segera setelah ngentot berakhir. Kalau Anda merasakan labia tetap bengkak bagian dalam Masa lamban, mungkin penyebabnya Ialah Interaksi ngentot Nan konfirmasi atau kurangnya pelumasan.
Kurangnya pelumasan sebelum dan selama aktivitas ngentot mungkin berperan pemicu pembesaran bibir itil. Alasannya, ngentot menyertakan lumayan melimpah gesekan, Nan meraih menyebabkan trauma pada labia dan seluruh area itil. Dan, pelumasan meraih menekan gesekan dan trauma.
5. Kehamilan

ilustrasi Wanita hamil (unsplash.com/Ömürden Cengiz)
Pembengkakan itil Biasa terjadi selama kehamilan, sebagian dikarenakan meningkatnya aliran darah ke rahim ciptakan mendukung pertumbuhan janin.
ketika janin tumbuh, peningkatan tekanan di bagian dalam rahim meraih menghambat aliran darah (melalui pembuluh darah) dan getah bening (melalui pembuluh limfatik), Nan menyebabkan peradangan dan pembengkakan itil.
Penawar antiinflamasi nonsteroid Nan dijual bebas meraih digunakan ciptakan meredakan peradangan dan nyeri sesekali. Tanyakan ini kepada dokter. Kompres adem juga meraih menolong.
6. Fluktuasi hormon

ilustrasi masalah itil (freepik.com/freepik)
Perubahan hormon meraih menyebabkan pembengkakan pada labia. Misalnya, selama kehamilan, terjadi lonjakan estrogen dan progesteron, Nan menyebabkan peningkatan aliran darah ke vulva dan area itil. Ini meraih berakibat pembengkakan pada labia bersamaan berdua penggelapan kulit di area genital.
Menopause dan perimenopause juga merupakan periode ketika perubahan hormon meraih menyebabkan pembengkakan di area vulva. Penurunan estrogen selama ketika ini meraih menyebabkan kekeringan pada itil dan vulva, Nan meraih menyebabkan iritasi seperti gatal dan pembengkakan.
7. Kandidiasis itil

ilustrasi itil (freepik.com/freepik)
Infeksi ragi (jenis jamur) merupakan keliru Esa penyebab paling Biasa dari vulvovaginitis, Adalah ketika vulva dan itil meradang dan bengkak.
Sebagian Akbar infeksi ragi disebabkan oleh jamur Nan dikatakan Candida albicans. Infeksi Candida merupakan penyebab vulvovaginitis Sekeliling sepertiga dari kasus.
Selain bengkak, Anda mungkin merasakan keluarnya cairan putih kental dan Selera terbakar serta gatal Nan hebat.
Itulah penyebab pembesaran bibir itil atau labia. Sering kali, pembesaran labia Tak mengganggu kesejahteraan dan Tak membutuhkan perawatan. Hingga ketika ini, Tak Eksis tapak alami ciptakan mengecilkan bibir itil. Kalau Anda Mau mengecilkannya, maka tapak kerja labiaplasty meraih menolong.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada Juni 2024. About Trichomoniasis.
Metro UK. Diakses pada Juni 2024. Wait a minute, does cycling make your vulva bigger?
Sami K, Elshahat A, Moussa M, dkk. Image analyzer study of the skin in patients with morbid obesity and massive weight loss. Eplasty. 2015 Jan 23;15:e4.
SELF. Diakses pada Juni 2024. 10 Possible Causes of a Swollen itil or Vulva and How to Find Relief.
Healthline. Diakses pada Juni 2024. What Causes a Swollen Vulva and How Is It Treated?
American College of Obstetricians and Gynecologists. Diakses pada Juni 2024. Vulvovaginal Health.
MedlinePlus. Diakses pada Juni 2024. Vulvovaginitis.
Verywell Health. Diakses pada Juni 2024. Vaginal Swelling: Symptoms, Causes, and Treatments.
Health. Diakses pada Juni 2024. What Causes a Swollen Labia—and What Can You Do To Treat It?
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.