Jakarta –
Seniman Juliana Notari bikin heboh dikarenakan Membikin patung itil raksasa di Brasil. Siapa Beliau sebenarnya?
Melansir laman website juliananotari.com, dari CNNIndonesia.com Wanita Natalitas Recife, Brasil pada 1975 ini merupakan lulusan magister seni visual Program Pascasarjana Seni Universitas Negeri Rio de Janeiro, Brasil.
internal perjalanan karier di bidang seni visual, Notari telah menghasilkan Majemuk karya seni mulai dari seni patung, seni instalasi maupun seni Pagelaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pegiat seni, Notari juga hidup melaksanakan pameran tunggal atau Pagelaran solo di berbagai museum dan galeri seni, seperti pameran seni berjudul “Symbebekos” di Galeri Seni Fayga Ostrower di Brasil (2004).
Disusul berdua menggelar dua pameran seni Merupakan “REDENTORNO” di Galeri Seni Vicente do Rêgo Monteiro dan “Diário de Bandeja” di Galeri Seni Amparo 60 di Brasil pada 2008.
Pameran solo tersebut Tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya seperti pameran berjudul “SORTERRO Cap.5” di Museum seni modern Aloisio Magalhães (2014), “Desterro: enquanto eles cresciam” di Museum Kota Recife (2016) dan “Amuamas” di Museum Seni Modern Aloisio Magalhães di Brasil (2018).
Tak hanya rutin melaksanakan pameran seni di internal negeri, extra dari Esa output karyanya juga ikut internal pameran di bagian luar negeri seperti “Dupla-Boca” atau “Double-Mouth” Nan tampil di Galeri Akademi Seni dan ciptaan Bergen di Norwegia (2013), “Bienal Del Sur: Pueblos en Resistencia” tampil di Museum dalam negeri Bellas Artes di Venezuela (2015).
Tak hanya hidup mengejar pameran di internal maupun di bagian luar negeri, extra dari Esa output karya Notari juga meraih berbagai penghargaan seperti penghargaan Prêmio Bolsa de pesquisa no Salão de Arte Contemporânea de Pernambuco (2004), Penghargaan Seni Prêmio Funarte (2013), Anugerah Seni Prêmio do Salão Arte Pará (2014), memasuki nominasi PIPA Prize (2018 dan 2019), dan finalis internal ajang Penghargaan Prêmio Indústria Nacional Marcantonio Vilaça edisi ke-7 (2019).
Selain patung itil raksasa, Notari Mempunyai extra dari Esa karya Nan sebagai koleksi museum Nan tersebar di Brasil seperti Museum Seni Rio di Rio de Janeiro dan Museum Seni Modern Aloisio Magalhães di Recife. Tak Tiba di situ, karya Notari juga disimpan di extra dari Esa universitas di Brasil seperti Universitas Brasília dan Museum Universitas Federal Pará.
Kecintaan Notari terhadap seni visual sekarang kembali hadir lewat sebuah instalasi seni patung bertajuk “Diva” Nan berada di republik bagian Pernambuco, Brasil. Instalasi patung menyerupai itil ini membutuhkan Masa selama 11 rembulan.
|
Patung itil raksasa Brasil Foto: CNN
|
alur pengerjaan sempat terhenti dikarenakan musim rintik dan pembatasan sosial selama pandemi Covid-19. Setelah melalui alur Nan lebar, patung itil setinggi 33 meter, lebar 16 meter, dan kedalaman 6 meter ini ujungnya rampung pada pekan Lampau.
Patung itil raksasa Nan berada di area perbukitan tidak terpencil pembangkit listrik di kawasan hutan republik bagian Pernambuco ini merupakan output kemitraan antara pembangkit listrik tenaga seni (Usina de Arte) dan museum seni modern Aloisio Magalhaes (MAMAM).
(ddn/ddn)