Sumber gambar, Getty Images
-
- Penulis, Holly Williams
- Peranan, BBC Cultures
Sebuah museum mutakhir dibuka di London, dan didedikasikan hasilkan alat kelamin Wanita. Museum ini semoga hasilkan mendukung menghapuskan tabu internal pembicaraan mengenai itil.
Pada 2017, Florence Schechter menemukan bahwa Islandia Mempunyai museum titid, tetapi Tak Eksis Esa Loka pun di Bumi Nan mempunyai padanan Wanita dari museum titid.
Maka, komunikator sains ini memutuskan hasilkan melaksanakan sesuatu. Maka pada rembulan November Lampau, Museum itil pun lahir di London.
Faktanya, Museum itil Ialah proposisi Nan sangat berbeda berdua museum titid.
“titid internal toples itu murahan,” ungkapan Schechter. “Museum kami terpencil kelebihan Arif dan akan akurat-akurat membahas topik ini.”
Pertama, catatan soal namanya. Schechter menyetujui frustrasi soal bagaimana ungkapan “itil” sering digunakan ketika orang sebenarnya berucap mengenai vulva eksternal (labia, klitoris, dan bukaan itil), tetapi mereka membutuhkan istilah Nan telah dikenal orang.
“lumayan berlimpah orang Tak tahu ungkapan vulva, dan orang-orang Tak akan membicarakan sesuatu Nan mereka Tak tahu,” katanya. Sebuah Museum itil, berikut urai, kelebihan lumayan baik dan kelebihan simpel memasuki perbicangan.
Museum akan membahas soal seluruh anatomi ginekologi, bagian internal (uterus, leher rahim, ovarium) serta bagian eksternal, dan mempertimbangkan keterwakilannya internal budaya dan sejarah. Tetapi bukti bahwa Museum itil membutuhkan glosarium Ialah berita mengenai tujuannya.
“Anatomi ginekologi Ialah bagian tubuh Nan sangat distigmatisasi,” ungkapan Schechter. “Museum ini Ialah Loka hasilkan melaksanakan perbicangan. tapak nomor satu hasilkan melawan tabu dan stigma Ialah berdua pengetahuan.”
Sumber gambar, Nicole Rixon
Kita Tetap belum lumayan berlimpah berucap mengenai Seluruh bagian di antara kaki Wanita. Pembicaraan itu sering dikerjakan berdua tolol atau eufemistik, samar-samar atau malu, bahkan Kalau kita mempunyai itil sendirian.
Dan sikap budaya Nan kelebihan melebar pun pada umumnya mencibir, menyensor, jijik, mengobjektifikasi, atau menindas secara menyusuri.
Budaya ketakutan
Ketidakmampuan hasilkan berbicara mengenai alat kelamin Wanita ini tentu berakibat pada seni dan budaya Barat.
Tabu meraih Membikin gambar kelebihan kokoh, tetapi juga meraih menyebabkan penggambaran Nan menakutkan dari hal Nan Tak terungkap, atau menghapuskan sebagian Akbar pengalaman Wanita.
Mari kita mulai dari mula: Natalitas. Di mana lukisan Natalitas internal seni Barat? Sebelum abad ke-20, Tak Eksis.
Kurangnya Selera Mau tahu ini ditunjukkan oleh novelis dan penulis esai Siri Hustvedt. “Ini Ialah ketidakhadiran Nan lumayan baik,” katanya, mengimbuhkan bahwa penindasan kehamilan dan Natalitas harus “terkait berdua penindasan dan ketakutan Wanita.”
Ini juga tentunya terkait berdua tradisi melukis religius, di mana sosok perempuannya Tetap perawan.
Ketidaksukaan terhadap unsur-unsur mendalam direproduksi telah dikodekan berperan seni sejak mula… “Ini Ialah contoh itil Nan ditulis dari narasi budaya Nan dominan,” ungkapan Emma EL Rees, Profesor Bahasa Inggris di Universitas Chester.
Sebagai penulis The itil: A Literary and Cultural history, Rees secara harfiah menulis Kitab mengenai penggambaran itil. Babnya mengenai Natalitas menunjukkan bahwa, bahkan di Era modern, sikap publik ketika menyaksikan bagian pribadi Wanita selama persalinan pun Tetap penuh tekanan.
Sumber gambar, Getty Images
Pada 1997, lukisan seniman Inggris Jonathan Waller mengenai Wanita internal ukuran aslinya, dianggap sangat menimbulkan stres oleh galeri, Tiba dikeluarkan dari Pagelaran.
Gambar-gambar tersebut mendorong Independent pada masa Pekan menanyakan ‘Apakah Natalitas Ialah subjek tabu terakhir internal seni?’
Rees memberi contoh lain Nan kelebihan mutakhir: pada pameran koleksi Birth Rites 2009, foto oleh Hermione Wiltshire dari bidan Ina May Gaskin berjudul Therese in Ecstatic Childbirth, Nan menunjukkan ekspresi gembira seorang Bunda pada ketika melahirkan, berulang kali ditutup oleh pengunjung.
“Tetap Eksis paradoks budaya dan kemunafikan di Sekeliling itil,” ungkapan Rees kepada gua. “Orang-orang Nan Baju Nan mengeluh ketika menyaksikan foto Natalitas bayi, mungkin menyaksikan video porno, Nan artinya mereka tertarik berdua itil, tetapi ketika itil mulai melaksanakan hal-hal seperti mendorong bayi melangkah keluar, itu dianggap cabul.”
Rees tertarik mendokumentasikan penggambaran budaya itil, berdua alasan Nan Baju seperti Schechter Nan Mau Membikin Museum itil: dikarenakan Tetap Eksis begitu lumayan berlimpah pendiaman dan ketidaktahuan di Sekeliling mereka.
keliru Esa pemicunya Ialah sebuah pertemuan, di eksternal gereja di Kilpeck di Herefordshire, berdua pahatan batu Nan memaparkan Wanita memasuki vulvanya.
Panduan mengenai gereja dari abad ke-19 mengklaim bahwa ukiran itu Ialah badut Nan meraih dadanya Nan ada . “Itu bukan badut, dan itu bukan dada!” ungkapan Rees Sembari terkekeh.
Faktanya, Nan Beliau lihat Ialah ‘sheela na gig‘, Adalah ukiran figuratif wanita Tak berbusana Nan memperlihatkan vulva berlebihan.
ungkapan Nan akrab sebar penggemar PJ Harvey berkat lagunya berdua judul Nan Baju. Ukiran-ukiran itu terdeteksi di gereja-gereja Norman di seluruh Eropa, dan meskipun tujuannya Tak sepenuhnya dipahami, ukiran itu mungkin terkait berdua mempromosikan kesuburan, Natalitas Nan sehat, atau menangkal kejahatan.
itil otonom
Namun, dikontraskan berdua alat kelamin cowok, penggambaran vulva lumayan langka hingga abad ke-20. Tentu saja, organ seksual Wanita kelebihan tersembunyi dikontraskan berdua organ cowok.
Dikombinasikan berdua kurangnya Obrolan non-seksual, dan bahasa hasilkan menyebutnya, alat kelamin Wanita tampaknya Mempunyai imbas Konkret pada penggambaran Nan memang Eksis.
gua kaget, membaca Kitab Rees Nan sangat lumayan baik, dan memberi lumayan berlimpah contoh orang Nan menunjukkan itil sebagai otonom, pemberontak, atau secara aneh tercerai dari pemiliknya, atau sebagai hal Nan menakutkan dan berbahaya.
Sumber gambar, Lionsgate
keliru Esa gambar mistik berasal dari dahulu kala: itil dentata, Adalah itil Nan dipersenjatai berdua gigi, Nan merusak atau mengebiri kelamin jantan.
“Itu Ialah mitos Nan mempunyai sejarah dan pengaruh pada budaya dan peradaban berbeda, Nan Tak meraih berkomunikasi Esa Baju lain. Di anak benua India dan di Amerika Selatan kita menyaksikan romansa Nan Baju terlihat, padahal ketika itu Tak Eksis perjalanan trans-Atlantik,” ungkapan Rees.
Beliau mengimbuhkan bahwa internal lumayan berlimpah mitos ini “ketakutan akan itil Nan Tak dimengerti, berperan alasan hasilkan tindakan brutal Nan ekstrem. Seperti merontokkan gigi melalui pemerkosaan atau serangan seksual Nan serius.”
Rees juga merujuk lumayan berlimpah orang manifestasi modern dari ketakutan Freudian ini, Tak tanpa kecuali Sinema karya sutradara AS Mitchell Lichtenstein, Nan berjudul Teeth.
internal Sinema horor tahun 2007 itu, Toby menguji memperkosa Dawn Nan tak berdosa, namun itil Dawn mengigit titid Toby hingga rela. Dawn kemudian belajar memakai vaginanya Nan Bengis hasilkan membalas dendam pada cowok pemangsa seksual.
Mitos itil dentata ditampilkan internal karya Kocak seniman Pagelaran Annie Sprinkles, Public Cervix Announcement.
Dipentaskan langsung selama tahun 1990-an, Beliau memasuki vulvanya berdua spekulum, dan mengundang penonton hasilkan meneranginya berdua obor, dan berbicara berdua mikrofon mengenai apa Nan mereka lihat.
Sekarang Anda meraih menyaksikan itu di situs webnya. “keliru Esa alasan Kenapa gua menunjukkan cervix gua Ialah hasilkan memberitahu mereka Nan keliru berita, Nan tampanya sebagian Akbar Pria, bahwa itil maupun leher rahim Tak mempunyai gigi. Mungkin mereka meraih tenteram,” ungkapan Annie di situs tersebut.
Annie membiarkan orang lain berucap mengenai (atau hasilkan) alat kelaminnya, tetapi Eksis juga sejarah lebar mengenai itil Nan digambarkan tertarik mengobrol.
itil digambarkan sebagai organ Nan berucap kebenaran Nan Tak meraih, Tak akan, atau Tak Mau didengar oleh pemiliknya.
“Gagasan itil otonom Ialah keliru Esa Nan lumayan berlimpah gua lihat [dalam penelitian saya],” ungkapan Rees, Nan yakin bahwa ketidakmampuan Biasa kita hasilkan membahas itil telah menyebabkan Wanita sering merasakan terpisah dari anatomi mereka sendirian. Tapi Eksis juga tradisi internal seni dan sastra di mana cowok mengendalikan Wanita berdua memaksa itil mereka bergumam…
Contoh-contoh Rees berasal dari puisi Prancis Abad Pertengahan, dan kisah Du Chevalier Qui fist les Cons Parler. Seorang ksatria diberi power magis oleh tiga wanita semacam-penyihir, Nan membuatnya meraih berucap berdua alat kelamin Wanita.
power itu menimbulkan kekacauan di kastil, dikarenakan para Wanita Tak Mempunyai rangkai: apa pun Nan ksatria itu tanyakan, itil mereka akan merespons berdua kebenaran.
itil Nan menceritakan kebenaran juga terlihat internal karya penulis Prancis abad ke-18, Denis Diderot, Les Bijoux Indiscrets. Seorang jin memberi sultan cincin ajaib Nan meraih memerintahkan “bagian paling jujur” Wanita hasilkan berbicara kebenaran.
Sultan menggunakannya, sebagian Akbar hasilkan mempertanyakan kesetiaan Wanita, contoh Jernih mengenai bagaimana kecemasan cowok mengenai Wanita Nan Tak jujur telah lamban dikaitkan berdua kecemasan mengenai selera seksual mereka.
Dan, tentu saja, contoh lain dari seorang cowok Nan secara paksa mengendalikan tubuh Wanita.
Dan tentu saja juga Tak mengherankan ketika South Park telah Membikin animasi mengenai berbagai bagian tubuh wanita Nan meraih berbicara, Baju hasilkan melemahkan power Wanita itu sendirian.
keliru satunya episode di mana Oprah Winfrey diceritakan Mempunyai itil otonom Nan Tak pernah terpuaskan dan menuntut kelebihan lumayan berlimpah perhatian.
Hillary Clinton, diceritakan Mempunyai itil bergigi Nan Menyantap kepala seorang cowok. Kemudian lagi, Sinema South Park, Nan dibuat pada tahun 1999, memperlihatkan langkah alat vital Nan berbicara penuh aturan: sebuah klitoris mistis Nan penuh mitos.
Tapi itil juga meraih berbicara hasilkan mendukung pemiliknya, bukan hanya menentang keinginan mereka.
Seniman Wanita Carolee Schneemann Nan terkenal berdua karyanya Nan dibuat tahun 1975, Interior Scroll menampilkannya membiarkan beranjak pakaiannya, mengundang gulungan dari vaginanya, dan membacanya: teks tersebut berisi sebuah Obrolan Nan dikerjakan Schneemann mengenai pekerjaannya berdua seorang pembuat Sinema sok Nan menganggap pekerjaannya berantakan dan terlalu mementingkan Emosi.
Prinsip kenikmatan
Dari Nan serius hingga Nan konyol: Big Mouth dari Netflix Ialah keliru Esa Animasi lain mengenai remaja Nan memperlihatkan lumayan berlimpah bagian tubuh Nan tertarik mengobrol.
Tetapi berbeda berdua South Park, komedi karya Nick Kroll mengenai anak sekolah menengah Nan melewati Era puber ini kelebihan baik, logis dan akurat-akurat penuh berdua Petuah Nan baik.
Rambut kelamin, hormon Nan menggila, dan itil, semuanya dipersonifikasikan.
Tetapi perlu dicatat bahwa meskipun itil milik tokoh utamanya Jesse, Ialah Watak tersediri Nan terpisah darinya (disuarakan oleh Kristen Wiig), ketika ia berdialog berdua Jessi, vaginanya Malah mendorongnya hasilkan menemukan kenikmatan-kenikmatan Nan meraih mereka rasakan Seiring.
“Merupakan suatu kehormatan hasilkan berperan bagian dari Anda,” katanya pada Jessi setelah orgasme pertama mereka. itil ini mempromosikan persatuan melalui kenikmatan, bukan Selera malu atau pemisahan.
Kenikmatan: Kegunaan Nan lumayan Krusial sebar setiap pemilik itil – namun sayangnya Tak terlalu sering berperan Konsentrasi seni.
berdua itil Nan sebagian Akbar telah disembunyikan, selain di pornografi tentu saja, selama berabad-abad, hasilkan meraih terlihat saja tampaknya harus melewati lumayan berlimpah tantangan Konkret ,dan karya-karya paling terkenal cenderung lumayan baik kritik pedas dari Pria dan Wanita.
serap dua contoh paling terkenal: instalasi karya Judy Chicago pada tahun 1979: The Dinner Party dan karya Eve Ensler pada tahun 1996 berupa pertunjukkan panggung The itil Monologues.
Chicago memperlihatkan tiga meja hasilkan pesta khayalan Nan dihadiri 39 Wanita, di antaranya Ialah para dewi, ratu, dan ikon abad ke-20 termasuk Virginia Woolf dan Georgia O’Keeffe (Nan lukisan bunganya sendirian sering ditafsirkan sebagai vulva Nan sedang merekah, meskipun ia membantahnya).
Bersamaan berdua piala-piala emas, serbet bersulam dan pelari, ia memperlihatkan piring-piring Nan berbentuk vulva individual seperti kupu-kupu abstrak
Ini Ialah karya Nan monumental, tetapi menimbulkan cemoohan dari kritikus seni Pria ketika dibuka dan selama bertahun-tahun setelahnya (kritikus seni Los Angeles Times menyebutnya sebagai “tumpukan kecerobohan murahan”; New York Times kemudian juga meyebutnya sebagai sesuatu Nan konfirmasi, vulgar, dan mendikte).
Karya ini juga menimbulkan kemarahan lumayan berlimpah orang feminis Nan mengklaim ia merendahkan Wanita dan pencapaian mereka berdua hanya berfokus pada alat kelamin mereka.
Museum ujungnya membatalkan pameran itu, sehingga Chicago harus bersusah payah hasilkan menemukan Loka sebar karyanya (di Museum Brooklyn sejak 2007), dan akhirya berakibat pada membebani kariernya.
Namun karya itu Malah sangat Terkenal di kalangan publik Nan mendatangi galeri, dan terutama pengunjung Wanita.
Chicago tentu saja telah memuaskan dahaga, sebuah kebutuhan, berdua The Dinner Party.
Dan Anda meraih mendapatkan hal Nan Baju dari karya Ensler, The itil Monologues, sebuah karya Nan diambil dari wawancara Nan dikerjakan Ensler berdua Wanita mulai dari anak gadis berusia enam tahun hingga nenek berumur 70-an tahun, dari korban perang Bosnia hingga pekerja ngentot hasilkan wanita, Nan meraba topik mengenai ngentot, menstruasi, body image, pemerkosaan dan mutilasi alat kelamin wanita.
Tak semuanya suram: Orasi juga memperlihatkan ngentot Nan menyenangkan dan orgasme-berulang.
Pagelaran Ensler telah berperan fenomena semesta, ditampilkan di seluruh Bumi pada 14 Februari setiap tahun, juga dikenal sebagai V Day, sebuah inisiatif Nan dimulai oleh Ensler hasilkan mengumpulkan Biaya hasilkan gerakan mengakhiri kekerasan terhadap Wanita.
Ini Ialah ide feminis Nan juga terbukti pas hasilkan selebritas: Seluruh orang dari Alanis Morrissette hingga Glenn Close Tiba Oprah Winfrey telah menguji hasilkan tampil di dalamnya.
Sumber gambar, Getty Images
Meski begitu, hiper-visibilitas Pagelaran Ensler juga telah menuai kritik Nan tampaknya tak Eksis habisnya: ia dianggap terlalu Arogan, terbatas, radikal, esensialis, kolonial, atau mungkin hanya sekadar terlalu tercapai.
Tapi apa pun Nan dikerjakan orang pada Ensler, Pagelaran itu akurat-akurat mendukung membawa perbicangan mengenai itil ke level publik.
Dan memang terasa kelihatannya kita mungkin telah Beralih ke era di mana kita meraih menyaksikan kelebihan lumayan berlimpah penggambaran, Tak hanya organ seksual Wanita, tetapi juga kenikmatan seksual Wanita.
Seniman di abad ke-21 tampaknya meraih memaparkan itil tak memakai harus berperan traumatik atau tabu.
serap contoh penulis dan aktor dari Inggris, Bella Heesom, Nan menurut The Guardian “meraih dianggap sebagai pewaris milenium Ensler” berkat acaranya Bersukacita di Vulvanya Nan Mengagumkan, Wanita Belia Memuja Dirinya sendirian, Nan mendorong Wanita hasilkan mengasihi diri mereka sendirian juga.
Dipentaskan di London mula tahun ini, acara itu menyertakan hiasan kepala berupa klitoris Nan menyala, dan memperlihatkan kenikmatan masturbasi dan orgasme di atas panggung.
internal seni visual, Ghada Amer Nan berbasis di New York memakai sulaman internal gambar-gambarnya Nan berwarna-warni mengenai masturbasi Wanita; Beliau semoga jarum-dan-benang meraih membawa kelembutan pada gambar-gambar Nan “diabaikan obyektifikasi praktis”.
Karya Tschabalala Nan nekat dan penuh Rona juga memadukan kolase dan menjahit, menyuguhkan Wanita kulit hitam Nan kokoh dan yakin diri, sering kali memasuki paha lebar atau bokong berlekuk hasilkan menyingkap alat kelamin mereka, batin Nan penuh Rona, mungkin, atau ledakan pelangi.
Musik pop juga melaksanakan hal Nan Baju: video musik setiap saat sugestif secara seksual, tetapi mutakhir-mutakhir ini lumayan berlimpah Seniman Wanita memainkan musik berdua sindiran visual Nan konfirmasi hasilkan memperjelas bahwa mereka bernyanyi mengenai kenikmatan mereka sendirian.
Misalnya video Ariana Grande hasilkan 2018 lagu God is a Woman, di mana ia menggeliat sensual di berbagai kolam, api, dan liang (Wanita) – dan pada Esa titik didukung oleh paduan Bunyi berang-berang Orisinil Nan berteriak (Beaver = berang-berang tapi meraih juga berarti itil).
Tak heran video itu Ialah keliru Esa penggambaran budaya pop favorit Schechter: “lumayan Jernih sebar Seluruh orang bahwa: itu ode ke vulva,” katanya.
Kenapa itil Tak meraih Kocak?
Atau lihat juga video fantastis Janelle Monae hasilkan Pynk tahun Lampau, nyanyian pujiannya hasilkan “romansa- diri sendirian, seksualitas, dan power itil”.
Monae dan penari perempuannya tampil mengenakan Lancingan lebar seperti vulva, dan video itu dipenuhi figur merah Belia pengganti hasilkan itil: seperti milkshake, es krim sundae, tiram, dan grapefruits.
Beliau bukan Esa-satunya Nan mencitrakan buah-buahan secara sensual. Seniman Nan berbasis di LA Nevine Mahmoud Membikin patung-patung Ayu dari marmer dan pualam Nan entah bagaimana terlihat perasaan perasaan sejuk dan sensual: buah persik berjauhan hasilkan menyingkap sekilas batu, Kembang lili Nan dilipat berdua halus (Nan oleh Mahmoud dianggap “Kembang paling erotis” “), dan daun miring Nan dikatakan Fig/itil.
Potensi erotis buah juga dieksploitasi secara brilian internal video Seniman multimedia Amerika Stephanie Sarley: Beliau berdua halus menggosok potongan buah berperan Separuh bulatan internal gerakan melingkar – Lampau menginput jari-jarinya Tiba mereka menyemprotkan air.
Mereka tampak megah dan konyol, dan juga mengemukakan bahwa, bahkan sekarang, ide mengenai ejakulasi Wanita meraih berperan kontroversial.
internal Esa rembulan di 2016, Instagram memblokir dan mengembalikan identitas Sarley tiga kali. Buah jeruk berdarah khususnya adaah Nan lumayan baik lumayan berlimpah kritikan, meskipun maksud Sarley Ialah mempromosikan penerimaan Nan kelebihan Akbar terhadap seksualitas Wanita melalui humor.
Tetapi Upaya para seniman setidaknya menguji hasilkan menunjukkan bahwa organ seksual Wanita meraih berperan Kocak berdua tapak Nan Baju seperti Nan sering terwujud pada titid, Jernih merupakan perkembangan Nan menggembirakan.
Seniman Pagelaran Inggris, Lucy McCormick, juga telah mendapat reputasi hasilkan Pagelaran-pertunjukannya Nan eksplisit dan lumayan baik, Nan memunculkan ekspektasi konyol akan seksualitas Wanita Nan meraih berperan Pagelaran.
“Tubuh Wanita sering kali ditawarkan sebagai murni seksual, itu meraih berperan kebebasan hasilkan merayakan Kegunaan tubuh Nan aneh, mengherakan dan sering Kocak,” katanya.
Pertunjukannya ketika ini, tulisan-Popular, misalnya, menunjukkannya menerjemahkan ide mencari pahlawan di internal diri Anda secara harfiah: ia mengundang Miniatur Hero dari Cadbury dari vaginanya, dan memakannya.
Seniman visual lain Nan secara eksplisit memakai humor Ialah Megumi Igarashi, Nan dikenal sebagai pembuat “Bahtera itil”: sebuah kano Nan dibuat sesuai berdua pemindaian 3D vulvanya.
Tetapi pada tahun 2014, ketika menguji mengumpulkan Biaya hasilkan membuatnya, Beliau mendapatkan masalah: Igarashi ditahan di bangsa asalnya Jepang setelah menyediakan informasi Nan memungkinkan orang Membikin cetakan 3D vaginanya.
Beliau didenda 400.000 yen – Sekeliling 2.575 poundsterling ketika itu- dikarenakan mendistribusikan gambar-gambar cabul, meskipun bersikeras bahwa Beliau Tak bersalah. Pembelaannya Pas: Beliau menolak hasilkan meraih bahwa “karya seni Nan berbentuk alat kelamin Wanita Ialah cabul.”
Penyensoran seperti itu membuktikan kita Tetap terpencil dari Emosi enak berdua topik itil seperti bagaimana Semestinya, bahkan Kalau penggambaran kreatif itil dan vulva internal Seluruh kejayaan Nan Majemuk – berantakan, konyol, Kocak, seksi, Ayu, dan berdaya, tampaknya makin melonjak meraih dibicarakan. Belum lagi, ujungnya, diberi museum sendirian.
Contoh Nan kelebihan mutakhir dari kisah alat kelamin Nan tertarik mengoceh Ialah Sinema komedi AS berjudul Chatterbox keluaran tahun 1977, dimana itil milik Penelope, tokoh Primer perempuannya, Nan diberi identitas Virginia mulai berbicara dan bahkan bernyanyi.
Meskipun Penelope khawatir vaginanya Ialah “monster Mini bermulut kumuh” Nan hanya Mau berhubungan ngentot sepanjang Masa, Virginia segera berperan kerlip.
Sekali lagi, Eksis keterputusan antara seorang wanita dan vaginanya: Sinema ini menegaskan gagasan bahwa itil kelebihan bebas dan kelebihan jujur daripada pemiliknya, Fana Penelope sendirian harus menderita malu internal tenteram.
