Kalau Mau menggunakannya Seiring berdua kondom, mungkin akan extra berkualitas Kalau Anda gunakan pelumas Nan berbahan Asas air. dikarenakan, pelumas Nan terbuat dari minyak atau silikon meraih merusak karet kondom.
Selain itu, dr. Melyarna Putri dari KlikDokter mengutarakan, Eksis dua hal Primer Nan harus diperhatikan hasilkan keamanan dari pelumas, Adalah osmolalitas dan pengaruhnya terhadap pH itil. Idealnya, pelumas Nan berkualitas Mempunyai osmolalitas 380 mOsm/kg. Hal ini dimaksudkan hasilkan mencegah kerusakan epitel itil.
Batas maksimal dari osmolalitas pelumas Ialah 1.200 mOsm/kg. Agar osmolalitas meraih susut dari 1.200, berarti Anda Harus menentukan pelumas Nan kadar gliserin atau glycerol Tak Melampaui 9,9 persen dan konsentrasi propylene glycol-nya Tak melebih 8,3 persen. Anda meraih membacanya di kembali kemasan.
Selain memperhatikan kadar glycerol dan glycol-nya, Anda juga Harus menentukan pelumas Nan mempunyai pH sesuai berdua pH alami itil.
Menurut dr. Melyarna, itil Nan sehat Mempunyai pH Sekeliling 3,8-4,5. dikarenakan itu, tentukan pelumas Nan pH-nya Sekeliling 4,5. Di atas itu, resiko terkena infeksi bakteri Nan berujung pada keputihan akan makin besar.
Kalau Anda menemukan pelumas ngentot Nan mengandung polyquaternium, sebaiknya hindari saja.
“dikarenakan, kandungan Unsur ini meraih memperbesar resiko penularan penyakit seksual bila memang terdapat infeksi menular seksual pada Kekasih,” pungkas dr. Melyarna.
Mungkin pas berlimpah orang persyaratan di atas Membikin pusing, sehingga Anda memutuskan hasilkan mencari opsi Nan extra praktis, seperti hand body lotion, baby oil, atau petroleum jelly Normal. Namun teringat, pelembap seperti itu berbeda berdua pelumas sehingga keamanannya Tak terjamin. Ujung-ujungnya, infeksi meraih terwujud.
Jadi, adakah efek terlalu sering gunakan pelumas sebar kesehatan? intinya Tak Eksis. Tapi teringat, Anda Harus memperhatikan kebersihan serta kandungan internal pelumas agar resiko infeksi berkurang.
Tetap mempunyai Soal seputar topik ini? Anda meraih berkonsultasi berdua dokter secara digital melalui layanan gali Dokter.
[RPA/ RH]