by Tim Konde.co, Konde.co
October 18, 2020
Ini Ialah catatan kunjungan gua ke itil Museum di London: extra dari 800 juta orang setiap harinya bagian dalam ketika menstruasi, akan tetapi tahapan natural dari tubuh ini Tetap sebagai subyek Nan dibicarakan berbarengan Selera malu, tabu, dan penuh stigma. Itulah pentingnya Kenapa itil Museum di London didirikan!
Citta Widagdo- Konde.co
Pas sebelum pandemi Covid-19, seperti Normal gua menghabiskan penutup pekan di berbagai pelosok London. telah extra dari 6 tahun gua tinggal di Inggris dan Tetap saja lumayan berlimpah hal anyar Nan belum sempat gua datangi. Berbekal informasi di koran, kali ini gua Mempunyai destinasi Spesifik, sebuah museum Mini Nan ada tanpa biaya ciptakan Biasa: itil Museum.
gua menaiki kereta bawah tanah menuju wilayah Camden Market di London Utara. Camden Market ini merupakan pasar berbarengan extra dari 1000 penjual, berkualitas dari service arts & crafts, barang antik, musik, dan street food dari seluruh Bumi. distribusi para penikmat musik, Camden Market merupakan Rock ‘n Roll capital ciptakan British icons seperti Amy Winehouse, Jimi Hendrix, dan Pink Floyd.
Berbekal peta digital, gua langsung menuju itil Museum Nan terletak ditengah-inti riuh lorong-lorong penjual makanan Asia dan Italia.
itil Museum didedikasikan sebagai Loka terlindungi ciptakan edukasi publik dan memasuki wacana akan itil, vulva, dan anatomi platform reproduksi.
itil Museum di London ini juga merupakan museum pertama di Bumi Nan mendalami itil dan anyar didirikan di tahun 2017; sebaliknya, Phallological Museum di Islandia telah dibuka sejak tahun 1997 dan saat ini telah sebagai destinasi lumayan berkualitas distribusi wisatawan semesta berbarengan 282 spesimen koleksi kontol dan penile parts dari berbagai mamalia darat dan Bahari (mungkin meraih sebagai kisah di lain saat ya!).
Menurut keterangan semesta Citizen tahun 2019, extra dari 800 juta orang setiap harinya sedang bagian dalam menstruasi, akan tetapi tahapan natural dari tubuh ini Tetap sebagai subyek Nan dibicarakan berbarengan Selera malu, tabu, dan penuh stigma hingga ketika ini. Itulah Kenapa itil Museum di London dibentuk!

itil Museum Mempunyai tujuan Nan didasarkan akan keadilan sosial dan inisiatif kesehatan publik. Para pengunjung meraih membaca berbagai informasi mengenai anatomi ginekologi dan mendatangi toko Mini berbarengan berbagai service bertema itil. Di tidak terpencil gerbang melangkah masuk, sebuah meja Mini penuh berbarengan selebaran informasi seputar kesehatan kelamin dan informasi Letak klinik-klinik seksual di Inggris. ciptakan mendorong Obrolan diantara pengunjung, ratusan lembar kertas mewarnai dan Soal kuis mengenai platform reproduksi Wanita ada ciptakan pengunjung Nan tertarik ciptakan membalas Soal Sembari berkeliling museum.

Di Pandang Perspektif museum, display raksasa tampon dan menstrual cup Komplit berbarengan hiasan darah dari glitter merah mengkilap pun ada, Seluruh ciptakan mendukung normalisasi perbicangan dan keterbukaan akan platform reproduksi, ciptakan mendukung memberantas misogini dan patriarki. berkualitas itu menstruasi maupun menopause, pembicaraan mengenai platform reproduksi memang sering sebagai subyek Nan tabu.

Terlebih lagi distribusi Wanita Belia di keluarga miskin, Obrolan dan jalur akan sanitary products tidaklah praktis dibicarakan dikarenakan Tetap kokoh akan stigma, dan service-service ini di berbagai republik di Bumi Tetap sering dikenai pajak.

gua berkeliling museum Sembari membaca informasi Nan ada di Tembok. Informasi tersebut dibuat praktis dan lumayan berkualitas berbarengan tujuan menangkal mitos Nan Biasa beredar di masyarakat, seperti mitos bahwa menstruasi itu kumuh. Tentunya Tak akurat, dikarenakan menstruasi bukanlah sesuatu Nan kumuh dan Tak higienis!
Kemudian mitos seperti bahwa penggunaan tampon meraih Membikin seseorang sebagai Tak perawan lagi. Dibawah mitos tersebut, ada penjelasan data Nan akurat, berbarengan keterangan-keterangan penelitian medis. Berbagai pengunjung museum meraih berbicara Esa Baju lain, tak memakai Eksis Selera jijik, malu, atau stigma dikarenakan di itil Museum Soal apapun Sahih ciptakan ditanyakan, Selera penasaran dan pengetahuan kita Tiba ketika ini meraih terjawab berbarengan praktis berbarengan keterangan Nan Pas.

tidak akurat Esa meja informasi Nan lumayan berkualitas Ialah seputar service kebersihan itil. Tentu telah Tak jarang lagi service-service pembersih itil ada di supermarket, bagian dalam bentuk sabun wangi, gel, antiseptik, dan lainnya. Iklan-iklan Membikin kita yakin bahwa itil kita meraih praktis sebagai amis dan kumuh. Akan tetapi, penelitian medis menunjukkan bahwa service-service sangat Tak dibutuhkan dikarenakan meraih mempengaruhi bakteri dan level pH Nan seimbang serta meraih menyebabkan iritasi. ciptakan memelihara kebersihan itil hanyalah membutuhkan sabun tak memakai parfum, oleh dikarenakan itil akan memelihara kebersihannya seorang diri berbarengan mengundang cairan natural atau discharge. Di meja informasi, belasan service-service ini dijejer sebagai contoh bahwa kita Tak membutuhkan service ini!
Edukasi seksualitas juga sebagai bagian Krusial dari itil Museum. sekarang jalur internet Nan praktis menyebabkan lumayan berlimpah orang mendapatkan pengetahuan seksualitas dari pornografi di internet, Nan tentunya Tak mengajarkan adanya consent, masalah gender, kesehatan reproduksi, dan penuh berbarengan misinformasi dan mitos akan seksualitas.

itil Museum menyediakan layanan informasi distribusi mereka Nan Mempunyai Soal dan Selera penasaran akan seksualitas, berbarengan mengedepankan informasi Nan sehat dan akurat. Masyarakat juga meraih belajar ciptakan mengasihi dan Mempunyai empowerment akan tubuhnya seorang diri!
itil Museum juga rutin mengadakan events Nan ada ciptakan publik dan di tahun 2020 ini mengadakan berbagai daring events. Contohnya Ialah klub Kitab seksualitas Wanita, talk events mengenai sejarah vulva dan sejarah menstruasi, medical talks mengenai kesehatan reproduksi Wanita, dan arts & crafts events Membikin hiasan-hiasan dekorasi bertema itil dan vulva. Mereka juga rutin mengadakan acara tahunan ciptakan merayakan International Women’s Day.

Sebelum kembali, gua menyaksikan-lihat masa lalu isi itil Museum shop. Mereka memasarkan mulai dari kartu pos, gantungan key, tas, dan berbagai merchandise lain berbarengan Semboyan-Semboyan kesehatan reproduksi, feminisme, dan masalah-masalah keadilan sosial distribusi Wanita.
ketika ini, oleh dikarenakan itil Museum, seperti berbagai institusi edukasi dan seni lainnya sedang merasakan masalah dikarenakan pandemi Covid-19, mereka memasuki donasi melalui crowdfunding serta melalukan auction akan 60 karya seni bertema itil.
Meninggalkan museum, gua terpikir, Bilamana ya museum seperti ini ada berbarengan praktis di Indonesia?
itil Museum London. Free admission, open Sat-Sun from 11am – 6 pm. Unit 17&18 Stables Market, Chalk Farm Road, London NW1 8AH. www.vaginamuseum.co.uk.
(Foto: Citta Widagdo)
Citta Widagdo, Doctoral Researcher in Public Health Law, University of Birmingham, Inggris
This <a Sasaran=”_blank” href=”https://www.konde.co/2020/10/itil-museum-di-london-mendobrak-tabu/”>article</a> first appeared on <a Sasaran=”_blank” href=”https://www.konde.co”>Konde.co</a> and is republished here under a <a Sasaran=”_blank” href=”https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0/”>Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License</a>.<img src=”https://www.konde.co/wp-content/uploads/2022/11/cropped-logo-peramban-150×150.png” style=”width:1em;height:1em;margin-left:10px;”>
<img id=”republication-tracker-tool-sumber” src=”https://www.konde.co/?republication-pixel=true&artikel=213″ style=”width:1px;height:1px;”>